Sejarah

sibroh-logoRSDS Ali Sibroh Malisi
Mulai dengan beroperasinya praktek dokter tahun 1992, yang selanjutnya menjadi praktek bersama dokter umum dan kemudian pada tahun 2009 berkembang menjadi Rumah Sakit Ali Sibroh Malisi. Belum adanya rumah sakit umum pemerintah di wilayah jakarta selatan merupakan salah satu motivasi dasar dr. H. Sibroh Malisi, MARS untuk membangun rumah sakit ini dengan tujuan agar dapat terlibat bersama pemerintah dalam meningkatkan statistik kesehatan masyarakat. Disamping itu, adanya kerinduan pemilik untuk mengembangkan sebuah rumah sakit bernuansa Betawi yang merupakan bagian penting bagi masyarakat sekitar. Pengalaman dalam mengelola klinik merupakan modal dasar dikembangkannya rumah sakit ini. Hasil analisis dan evaluasi selama ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan akan kebutuhan rawat inap.
Rumah Sakit All Sibroh Malisi memiliki 60 tempat tidur untuk rawat inap, disamping Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Klinik rawat jalan seperti, Poli Umum,Poli Bedah Umum Penyakit Dalam, Poli Anak, Poli Gigi, poli Mata. Layanan ini akan ditunjang oleh bidang penunjang medis seperti ; Farmasi, Laboratorium, Radiologi, Fisiotherapi dan Ambulance.